MINANGKABAU CULTURAL VALUES IN THE NOVEL THE SINKING OF THE VAN DER WICK SHIP

  • Khafifah Khafifah Chairani Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Keywords: Local wisdom, the novel the sinking of the van der wicjk ship

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis nilai-nilai budaya yang

terkandung dalam novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Hamka. Penelitian ini

menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk mengkaji

representasi budaya Minangkabau dalam cerita tersebut. Hasil penelitian menyimpulkan

bahwa novel ini kaya akan nilai-nilai budaya, khususnya nilai-nilai Minangkabau, dan

menyoroti konflik antara nilai-nilai tradisional dan modern. Masyarakat Minangkabau 

digambarkan sangat berakar pada adat istiadat, termasuk sistem kekerabatan matrilineal

dan peran keluarga yang kuat dalam perjodohan. Nilai-nilai budaya memengaruhi nilainilai sosial, sebagaimana tercermin dalam hierarki sosial yang kuat antara kaum

bangsawan ("bangsawan berdarah biru") dan rakyat jelata. Konflik sosial antara nilainilai status sosial dan nilai-nilai pribadi (seperti cinta, pendidikan, dan moralitas) menjadi

tema sentral. Cinta antara Zainuddin dan Hayati diuji oleh tekanan budaya tetapi tetap

abadi secara emosional sebagai cerminan kesetiaan, pengorbanan, dan cinta sejati

meskipun mereka terpisah

Published
2026-04-07
How to Cite
[1]
K. Khafifah Chairani, “MINANGKABAU CULTURAL VALUES IN THE NOVEL THE SINKING OF THE VAN DER WICK SHIP”, Lazuardi, vol. 9, no. 1, pp. 43-49, Apr. 2026.